green extinct

Study it, Use it and Save it…

[Must Read It!] Selamatkan Satwa Langka Indonesia dari Kepunahan 13 Maret 2012

Filed under: Uncategorized — my blood is green @ 1:15 pm
Tags:

Koservasi satwa langka di Indonesia

Indonesia merupakan Negara yang kaya akan sumber daya alamnya dari sabang sampai merauke ,dan bahkan di pulau-pulau tertentu ,mempunyai flora dan fauna yang khas yang mungkin tidak ada di pulau-pulau besar atau kecil di Indonesia maupun di mancanegara .bahkan Indonesia juga memiliki banyak satwa langka ,yang harus di konservasikan ada lebih dari 10 jenis satwa langka yang memang harus dilestarikan dan hampir punah. Diakibatkan oleh tangan-tangan para pemburu liar yang hanya mengejar uang tanpa memikirkan ekosistem setempat ,serta keadaam ekosistem yang rusak diakibatkan ulah manusia seperti penebangan hutan.

Apa itu konservasi ??

Di Indonesia, berdasarkan peraturan perundang-undangan, Konservasi [sumber daya alam hayati] adalah pengelolaan sumber daya alam hayati yang pemanfaatannya dilakukan secara bijaksana untuk menjamin kesinambungan persediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas keanekaragaman dan nilainya.
Cagar alam dan suaka margasatwa merupakan Kawasan Suaka Alam (KSA), sementara taman nasional, taman hutan raya, dan taman wisata alam merupakan Kawasan Pelestarian Alam (KPA).
Cagar alam karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tunbuhan, satwa, atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami. Suaka margasatwa mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwanya.
Taman nasional mempunyai ekosistem asli yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi. Taman hutan raya untuk tujuan koleksi tumbuhan dan satwa yang dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budaya, pariwisata dan rekreasi. Taman wisata alam dimanfaatkan untuk pariwisata dan rekreasi alam.

Hubungannya konservasi dengan satwa langka ???

Seperti yang dijalaskan di atas satwa langka merupakan fauna yang wajib dilestarikan agar tidak punah dan pelestariannya adalah pada kawasan suaka alam yang meliputi Cagar alam dan suaka margasatwa ,atau kawasan pelestarian alam seperti taman nasional ,taman hutan raya ,dan taman wisata .
Satwa langka ini harus dilindungi dari tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab ,agar tidak punah ,maka untuk melestarikan dan menjaga satwa langka ini adalah dengan mengkonservasikan nya.

Mengapa satwa langka ini harus di lestarikan dan dilindungi keberadaanya ??

1.seandainya spesies satwa langka ini punah ,betapa sedihnya nanti anak cucu cicit kita ,yang hanya bisa mendengar tanpa melihat bagaimana satwa langka tersebut ,dan hanya bisa melihat tanpa meniliti atau menelaah dari gambar-gambar dan mainan-mainan yang mereka lihat ketika satwa tersebut sudah punah

2.karena satwa langka dapat dijadikan sebagai identitas bangsa indonesia di mata international ,seperti komodo ,yang hanya terdapat dipulau komodo .harimau sumatera yang spesiesnya hanya di pulau sumatera saja .

Berikut ini adalah hewan dari kelas mamalia yang paling langka di Indonesia berdasarkan jumlah spesies (populasi) dan status konservasi yang diberikan oleh IUCN Redlist sebagai critically endangered (kritis).

1.Badak Jawa (Rhinocerus sondaicus).

Binatang endemik pulau Jawa dan hanya terdapat di TN. Ujung Kulon ini merupakan binatang paling langka di dunia dengan jumlah populasi hanya 20-27 ekor.

2.Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis)

Populasi badak sumatera hanya 220-275 ekor (2007), bahkan menurutInternational Rhino Foundation(Virginia) diperkirakan populasi badak sumatera tidak mencapai 200 ekor (2010).

3.Macan Tutul Jawa atau Macan Kumbang (Panthera pardus melas).

Subspesies ini populasinya kurang dari 250 ekor.

4.Rusa Bawean (Axis kuhlii)

Binatang langka endemik pulau Bawean dengan populasi antara 250-300 ekor (2006).

5.Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae)

6.Orangutan Sumatera (Pongo abelii).

Binatang langka ini populasinya sekitar 7.300 ekor (2004).

7. Kanguru Pohon Mbaiso atau Dingiso (Dendrolagus mbaiso).

satwa langka Endemik Papua Indonesia

8. Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)

Di habitat aslinya, jalak bali sangat rawan perburuan sehingga populasinya diperkirakan tinggal belasan. Selain itu, kerusakan lingkungan yang masih terjadi di Taman Nasional Bali Barat turut menghambat pertumbuhan populasi burung ini. Tidak mengherankan bila survei terbaru yang dilakukan awal tahun 2005 hanya menemukan lima ekor jalak bali di alam.

9. Elang Jawa (Spizaetus bartelsi)

Pertumbuhan elang Jawa sangat lambat. Elang Jawa hanya bisa bertelur satu butir, yang akan dierami selama sekitar 47 hari. Setelah anaknya lahir, selama 1,5 tahun anak elang Jawa itu akan hidup bersama induknya. Satwa ini dianggap dewasa ketika berumur 3 atau 4 tahun dan hanya berbiak satu atau dua tahun sekali.

10. Mentok Rimba (Cairina scutulata)

11. Simpei Mentawai (Simias concolor).

Endemik Kepulauan Mentawai. Populasi 6.000-15.500 ekor (2006).

Peraturan undang-udang yang mengatur tentang konservasi

Di Indonesia, kebijakan konservasi diatur ketentuannya dalam UU 5/90 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. UU ini memiliki beberpa turunan Peraturan Pemerintah (PP), diantaranya:
1.PP 68/1998 terkait pengelolaan Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA)
2.PP 7/1999 terkait pengawetan/perlindungan tumbuhan dan satwa
3.PP 8/1999 terkait pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar/TSL
4.PP 36/2010 terkait pengusahaan pariwisata alam di suaka margasatwa (SM), taman nasional (TN), taman hutan raya (Tahura) dan taman wisata alam (TWA).

Digunakan untuk apa sih hasil perburuan satwa langka ini ??
menurut pandangan saya ,hasil perburuan satwa langka ini untuk diperjual belikan di pasar gelap .
lalu ada yang dijadikan bahan untuk barang komodity seperti pakaian sepatu dll .
bahkan ada yang diawetkan untuk dijadikan hiasan dirumahnya

semoga tulisan ini dapat menjadi gambaran bagi kita mengenai status satwa di Indonesia yang nyaris punah… semoga bermanfaat 🙂

by: Team Biokonservasi Kelompok 7

courtesy:
http://alamendah.wordpress.com/
http://id.wikipedia.org/wiki/Konservasi
http://www.dephut.go.id/

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s